Kelompok 4 Laporan Praktikum Sel Mata Kuliah Biokimia Tanaman
LAPORAN
PRAKTIKUM
SEL
MATA
KULIAH BIOKIMIA TANAMAN
Dosen
Pengampu
Inti
Mulyono Arti, STP. MSc.
Adinda
Nurul Huda M, SP. MSi.
Disusun Oleh Kelompok
4 :
1. Eva
Proditus Sianturi (48416507)
2. Primastya
Yoesanangga (48416511)
3. Salifa
Quratul Aini Sabrina (48416514)
PROGRAM
STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2017
KATA
PENGANTAR
Puji
dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasih-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “Enzim Amilase”. Tujuan
penulisan laporan ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Biokimia Tanaman.
Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen yang telah membimbing kami selama
penyusunan laporan sehingga laporan ini bisa selesai tepat pada waktunya. Kami
menyadari laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan
saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya laporan
ini.
Semoga
laporan ini memberikan informasi bagi pembaca dan bermanfaat untuk pengembangan
wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Tim Penulis
Jakarta, Oktober 2017
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sel atau dalam
bahasa latin adalah Cella dan dalam arti
yang sederhana yaitu satuan terkecil
penyusun mahluk hidup, dan makhluk hidup seperti manusia, tanaman, dan
hewan terdiri dari ribuan atau hingga jutaan sel. Sel adalah ruangan kecil yang dapat menampung
peralatan hidup atau biologis yang dibutuhkan untuk membuat organisme tetap
hidup. Organisme tersebut dapat berupa satu sel dan dapat juga berupa
multiselular. Sel dapat
memperbanyak dirinya, dan umumnya dengan cara membelah diri.
Stomata pun salah
satu sel yang umumnya
terdapat pada permukaan bawah daun, tetapi ada beberapa spesies tumbuhan dengan
stomata pada permukaan atas dan bawah daun. Ada pula tumbuhan yang hanya
mempunyai stomata pada permukaan atas daun, misalnya pada bunga lili air.
Bentuk atau tipe stomata dibedakan atas 4 yaitu anomositik, anisositik,
parasitik dan diasitik (Lakitan,
1993). Stomata
biasanya ditemukan pada bagian tumbuhan yang berhubungan dengan udara terutama
di daun, batang dan rizoma (Fahn, 1991).
Endokrin disebut juga dengan sistem kelenjar buntu,
yaitu kelenjar yang tidak mempunyai saluran khusus untuk mengeluarkan
sekretnya. Sekret dari kelenjar endokrin disebut denga hormon. Kelenjar
endokrin pada hewan bekerja untuk mengatur berbagai aktivitas tubuh hewan,
yaitu aktivitas pertumbuhan, reproduksi, osmoregulasi, pencernaan, dan
integrase serta koordinasi tubuh.
1.2.
Tujuan
1. Untuk
memahami sel yang ada pada hewan dan tumbuhan
2. Untuk
mengetahui perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1.
Sel Stomata pada Tumbuhan
Stomata pada daun tanaman Anggrek Kalajengking
memiliki bentuk yang menyerupai bentuk ginjal dan tergolong
tipe anomositik seperti pada tumbuhan dikotil, stomata pada tanaman Anggrek Kalajengking ini
teramati dalam posisi terbuka. Dan
pada stomata yang terdapat pada daun tanaman Vanili bentuk
stomata daun tanaman Vanili
berbentuk ginjal, bentuk
stomata daun tanaman Vanili
dalam posisi tertutup (Rompas
et al., 2011). Vanili adalah tanaman
monokotil, sedangkan Anggrek Kalajengking adalah tanaman dikotil. Namun, bentuk
stomata nya sama dan hal ini memberikan
informasi bahwa tidak semua tumbuhan monokotil memiliki stomata bentuk halter.
Gambar 1. Stomata
daun Anggrek Kalajengking Gambar 2.
Stomata daun Vanili
(Sumber: Rompas et al.,
2011) (Sumber: Rompas et al.,
2011)
2.2.
Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Pada tumbuhan sel Stomata berperan penting karena
stomata mengatur pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida pada daun,
maka dari itu stomata diperlukan dalam mengatur jalur metabolisme. Sedangkan
pada hewan memiliki sel Endokrin yaitu sistem kelenjar tanpa saluran yang
menghasilkan hormon.
Pada hewan, pankreas adalah organ
yang membantu dalam sistem penceraan yang berfungsi ganda dan salah satunya
adalah sebagai kelenjar endokrin (Lucini et
al., 1998).
Bentuk dari stomata tanaman Anggrek
Kalajengking dan Vanili adalah berbentuk seperti ginjal. Lain halnya dengan
bentuk pada sel Endokrin pada pankreas hewan kambing, yaitu berbentuk bulat,
oval, segitiga, dan polimorfik.
DAFTAR
PUSTAKA
Fahn, A.
1991. Anatomi Tumbuhan. (alih bahasa oleh Ahmad Soediarto,. Trenggono
Koesoernaningrat, dll). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Lucini C., L.
Castaldo, O. Lai, dan G. Devico. 1998. Ontogeny,
Postnatal Development and Ageing of Endocrine Pancreas in Babalus bubalis. J.
Anat., 192 : 417-424.
Lakitan, B.
1993. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta:
Grafindo Persada.
Rompas, Y.
Rampe, Henny L. Rumondor, Marhaenus J. 2011. Struktur Sel Epidermis dan Stomata Daun Beberapa Tumbuhan Suku
Orchidaceae. Manado: Universitas Sam Ratulangi.
Komentar
Posting Komentar